2017/03/19

Mengenal Bahan-Bahan Sepatu


bahan- bahan sepatu yang sangat beragam macamnya namun yang sering dipakai atau dipergunakan oleh para produsen sebatu ada bebrapa macam saja. Sudah tentu mereka mempergunakan bahan-bahan tersebut disesuaikan menurut fungsi dan kegunaan dari sepatu tersebut. semoga bermanfaat buat pertimbangan agan dalam memilih sepatu.

Pembahasan ini juga bertujuan agar anda mengenali dan membuktikan kebenaran barang yang ditawarkan oleh penjual kepada anda, agar anda sedikit berhati-hati sebelum melakukan transaksi jual beli. Berikut bahan-bahan sepatu yang sering di jumpai dikehidupan sehari-hari kita :

Kulit Asli
Bahan kulit asli biasanya digunakan untuk sepatu boots, dan kulit yang paling baik digunakan adalah kulit sapi. Bahan kulit mempunyai sifat yang awet(tahan lama) karena itu biasanya bahan kulit harganya mahal, tapi sepadan kok gaan dengan yang kita dapat.

Suede
Suede atau banyak yang menyebut bludru, merupakan bahan yang terbuat dari kulit juga, tapi yang di finishing bukan permukaan dari kulit melainkan bagian belakang dari kulit tersebut. Efeknya terlihat seperti berbulu tapi terlihat menarik.

Kulit Buk
 Bahan ini mirip dengan kulit suede, hanya saja teksturnya agak kasar. Perbedaannya ada pada tahap finishing dari proses penyamakan kulit. Warnanya juga bermacam-macam. Umumnya digunakan untuk bahan sepatu casual, serta kombinasi pada sepatu boot.

Kulit Lak
Bahan kulit lak terlihat tidak seperti kulit, karena tampak seperti kulit sintetis yang mengkilat. Hal itu memang merupakan finishing dari kulit tersebut. Bahan kulit jenis ini cenderung tahan air, karena teksturnya licin, dan perawatannya mudah, tidak perlu disemir, cukup dilap saja. Anda dapat melihat kulit jenis ini pada sepatu PDH, yang terlihat mengkilat.

Kulit sintetik
Sintetic atau bahan dari campuran kimia. Bahan ini banyak sekali dipakai untuk pembuatan sepatu, karena harganya relative lebih murah. Bahan ini banyak dipakai untuk berbagai model sepatu, dari model formal, sepatu boot, casual, serta sepatu olahraga, baik untuk dewasa maupun anak-anak.

Denim
Denim atau orang sering menyebut kain jeans, merupakan salah satu bahan yang sering dipakai untuk pembuatan sepatu. Bahan ini relative kuat dan tahan lama.

Canvas
Bahan canvas (kanvas) adalah salah satu bahan yang dipergunakan untuk membuat sepatu juga. Bahan ini terkenal karena bisa dilukis juga. Contohnya sih seperti sepatu safety convers untuk sekolah.

 Karet
Karet yang merupakan hasil pengolahan dari getah karet, dapat juga dijadikan sepatu. Umumnya dipakai untuk pembuatan sepatu wanita, tetapi saat ini juga banyak digunakan untuk model sepatu pantofel serta casual untuk pria. Bahan karet cenderung lentur, anti air, dan tahan lama.

2017/03/16

Kesehatan kerja dan Keselamatan kerja



Keselamatan kerja yaitu:
1. Keselamatan yang bertalian dengan mesin, pesawat, alat kerja, bahan dan proses pengolahannya, landasan
tempat kerja dan lingkungannya serta cara-cara melakukan pekerjaannya.
2. Keselamatan kerja adalah dari, oleh, dan untuk setiap tenaga kerja serta orang lain, dan juga masyarakat pada umumnya.
3. Sarana utama untuk pencegahan kecelakaan, cacat, dan kematian akibat kecelakaan kerja. Kese-lamatan kerja yang baik adalah pintu gerbang utama bagi keamanan tenaga kerja.
4. Keselamatan kerja menyangkut segenap proses produksi dan distribusi, baik barang, maupun jasa.

Kesehatan kerja
Spesialisasi dalam ilmu kesehatan dan kedokteran beserta prakteknya yang bertujuan agar pekerja memperoleh derajad kesehatan setinggi-tingginya baik fisik, mental maupun sosial dengan usaha-usaha preventif dan kuratif terhadap penyakit atau gangguan kesehatan yang diakibatkan oleh faktor-faktor pekerjaan dan lingkungan kerja serta terhadap penyakit-penyakit umumnya.
Hakikat dari kesehatan kerja adalah sebagai berikut :
- Sebagai alat untuk mencapai derajad kesehatan tenaga kerja yang setingginya baik, buruh, petani, nelayan, pegawai negri atau pekerja bebas, dengan demikian dimaksudkan untuk kesejahteraan tenaga kerja.
- Sebagai alat untuk meningkatkan produksi yang berdasarkan kepada meningginya efesiensi dan daya
produktivitas faktor manusia dalam produksi.

Penerapan program keselamatan kerja
Suatu program keselamatan dan kesehatan kerja di bidang konstruksi yang efektif mempunyai banyak fungsi paralel. Parker dan Oglesby, (1972) secara garis besar telah mengkategorikan hal ini sebagai berikut:
a. Faktor kepribadian atau perilaku.
-Pekerja : latihannya, kebiasaan, kepercayaan, kesan, latar-belakang pendidikan dan kebudayaan, sikap sosial serta karakteristik fisik.
-Lingkungan pekerjaan : sikap dan kebijaksanaan dari para pengusaha serta manajer, pengawas, penyelia serta kawan sekerja pada proyek.
b. Faktor fisik.
-Kondisi pekerjaan : ditentukan oleh jenis bahaya yang melekat tidak terpisahkan dengan pekerjaan yang sedang dilaksanakan, maupun oleh bahaya terhadap kesehatan kerja yang ditimbulkan oleh metoda dan material serta lokasi dari pekerjaan itu.
-Penyingkiran bahaya mekanis : pemakaian pagar/batas, pera-latan serta prosedur untuk melindungi pekerjaan secara fisik terhadap daerah atau situasi yang berbahaya.
Diberdayakan oleh Blogger.