2016/08/27

Home Industri Kazanah Ekonomi Mikro



Ada pekerjaan nih, mengenai home industri. Menurutku Home Industri bila disimpulkan dalam bhs indonesia bermakna Industri Rumahan di mana suatu hal aktivitas menghasilkan berbentuk barang serta layanan yang dikerjakan di rumah serta dalam taraf kecil, menurut beberapa pakar bla.. bla..

A. Pengertian serta pengertian industri
Industri yaitu satu usaha atau aktivitas pemrosesan bahan mentah atau barang 1/2 jadi jadi barang jadi barang jadi yang mempunyai nilai lebih untuk memperoleh keuntungan. Usaha perakitan atau assembling serta reparasi yaitu sisi dari industri. Hasil industri bukan sekedar berbentuk barang, namun juga berbentuk layanan. beberapa industri atau pabrik sepatu safety juga masuk dalam hal ini.

B. Type/beberapa macam industri berdasar pada tempat bahan baku :

1. Industri ekstraktif
Industri ekstraktif yaitu industri yang bahan baku di ambil segera dari alam sekitaran.
- Contoh : pertanian, perkebunan, perhutanan, perikanan, peternakan, pertambangan, serta lain lain.

2. Industri nonekstaktif
Industri nonekstaktif yaitu industri yang bahan baku didapat dari tempat lain terkecuali alam sekitaran.

3. Industri fasilitatif
Industri fasilitatif yaitu industri yang product intinya yaitu berupa layanan yang di jual pada beberapa konsumennya.
- Contoh : Asuransi, perbankan, transportasi, ekspedisi, serta lain sebagainya.

C. Kelompok/jenis industri berdasar pada besar kecil modal

1. Industri padat modal

yaitu industri yang di bangun dengan modal yang jumlahnya besar untuk aktivitas operasional ataupun pembangunannya.

2. Industri padat karya
yaitu industri yang lebih dititik beratkan pada beberapa besar tenaga kerja atau pekerja dalam pembangunan dan pengoperasiannya.

D. Beberapa jenis/jenis industri berdasar pada klasifikasi atau penjenisannya
= berdasar pada SK Menteri Perindustrian No. 19/M/I/1986

1. Industri kimia dasar
misalnya seperti industri semen, obat-obatan, kertas, pupuk, dll.

2. Industri mesin serta logam dasar
umpamanya seperti industri pesawat terbang, kendaraan bermotor, tekstil, dll

3. Industri kecil
Contoh seperti industri roti, kompor minyak, camilan, es, minyak goreng curah, dll

4. Bermacam industri
contoh seperti industri baju, industri makanan serta minuman, dan sebagainya.


E. Beberapa jenis/jenis industri berdasar pada jumlah tenaga kerja

1. Industri tempat tinggal tangga
Yaitu industri yang jumlah karyawan/tenaga kerja sejumlah pada 1-4 orang.

2. Industri kecil
Yaitu industri yang jumlah karyawan/tenaga kerja sejumlah pada 5-19 orang.

3. Industri tengah atau industri menengah
Yaitu industri yang jumlah karyawan/tenaga kerja sejumlah pada 20-99 orang.

4. Industri besar
Yaitu industri yang jumlah karyawan/tenaga kerja sejumlah pada 100 orang atau lebih.

F. Pembagian/penggolongan industri berdasakan penentuan tempat

1. Industri yang bertujuan atau mengutamakan pada pasar (market oriented industry) Yaitu industri yang didirikan sesuai sama tempat potensi tujuan customer. Industri type ini bakal mendekati kantong-kantong dimana customer mungkin ada. Makin dekat ke pasar bakal makin jadi tambah baik.

2. Industri yang bertujuan atau mengutamakan pada tenaga kerja/labor (man power oriented industry) Yaitu industri yang ada pada tempat di pusat pemukiman masyarakat lantaran bisanya type industri itu memerlukan banyak pekerja/pegawai untuk lebih efisien serta efektif.

3. Industri yang bertujuan atau mengutamakan pada bahan baku (suplai oriented industry) Yaitu type industri yang mendekati tempat dimana bahan baku ada untuk memotong atau memotong cost transportasi yang besar.

G. Beberapa macam/type industri berdasar pada produktifitas perorangan

1. Industri primer
yaitu industri yang beberapa barang produksinya bukanlah hasil olahan segera atau tanpa ada di proses terutama dahulu
Misalnya yaitu hasil produksi pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan, dsb.

2. Industri sekunder
industri sekunder yaitu industri yang bahan mentah di proses hingga membuahkan beberapa barang untuk di proses kembali.
Umpamanya yaitu pemintalan benang sutra, komponen elektronik, dsb.

3. Industri tersier
Yaitu industri yang product atau barangnya berbentuk service layanan.
Contoh seperti telekomunikasi, transportasi, perawatan kesehatan, serta ada banyak lagi yang lain. Arya/satriamadangkara

2016/08/02

Bagaimana Cara Memilih Sepatu yang Baik?

1. Harus Pas

Contoh jika ukuran sepatu anda 38, laluanda menitip membeli sepatu pada teman, anda telah mengatakan ukuran sepatu, merk plus jenisnya. Nah, saatteman anda sampai dirumah anda, Anda telah girang setengah mati, namun saat dicoba… eh, tidak muat. Sakitnya tuh, di sini T. T

Beli mahal-mahal, kok tidak muat! Maka dari itu, jika ingin beli lebih baik beli sendiri karena kita bisa ngepasin ukuran kaki sama sepatunya. Lagian ya, ukuran sepatu setiap merk itu bisa saja beda. Jadi, jika beli merk A ukuran kaki anda 39, namun jika beli merk B ukuran kaki anda bisa saja 40.

2. Beli pada saat sore hari

Jika ingin beli sepatu usahakan saat sore hari karena saat itu kaki anda dalam kondisi optimal dengan kata lain lebih gede.

3. Perhatikan Bentuk Kaki

Seperti yang telah kita kenali jika bentuk kaki orang itu beda-beda, ada yang bulat, kotak, runcing, dsb. Orang yang kakinya berupa kotak, upayakan janganlah beli sepatu yang ujungnya runcing, kan tidak nyaman jadinya.

4. Harus Dicoba

Anda harus coba sepatu agar dapat cocok di kaki. Selain agar pas, anda akan tahu tingkat kenyamanan dari calon sepatu anda itu.

5. Lihat Bahannya

Ngikutin trend sih tidak masalah ya, yang jadi permasalahan itu jika anda ngikutin trend, selalu ngerasa tidak nyaman, dan pada akhirnya anda memaksakan diri. Jika seperti gitu, kaki anda akan berakhir tragis! Yang perih lah, yang sakit lah, yang lecet lah! So, pilih bahan yang dapat menyesuaikan bentuk kaki anda dan dapat membuat anda nyaman.

6. Temukan yang Wow

Sepatu itu telah jadi hal penting untuk cowok ataupun cewek. Jadi tidak salah, dong jika kita mencari jenis yang lagi nge-tren, keren, dan oke? Memang tidak salah, bahkan itu yaitu hal yang harus pakai banget!

Selain segi kenyamanan, anda harus memerhatikan jenis calon sepatu anda. Sepatu yang keren akan membuat anda lebih percaya diri dan jadi fokus perhatian.

7. Mutu Jangan Lupa

Jenisnya bagus, ukuran cocok, nyaman di pakai, dan harga nya juga oke, namun tunggu dulu karena anda belum bisa ke kasir saat ini! Hal terakhir yang perlu anda perhatikan yaitu kwalitas!
Diberdayakan oleh Blogger.