2017/04/10

15 Alat Keselamatan Kerja di Laboratorium Kimia

Image result for 15 Alat Keselamatan Kerja di Laboratorium Kimia

Laboratorium kimia merupakan tempat kerja yang memiliki banyak potensi bahaya. Ini mencakup larutan kimia, ledakan reaksi kimia, dan panas dari perlengkapan. Tidak heran, orang yang bekerja di sebuah laboratorium kimia harus memakai perlengkapan pelindung diri (personal protective equipment). Laboratoriumnya harus juga diperlengkapi dengan alat-alat keselamatan kerja.

Bila Kamu baru mengetahui lab dan mau tahu apa sajakah alat-alat keselamatan kerja yang biasanya ada di ruangan itu, Kamu datang ke tempat yang tepat. Berikut 15 alat keselamatan kerja di laboratorium kimia.

A. Perlengkapan pelindung diri 

1. Jas laboratorium 

Jas laboratorium (lab coat) berperan membuat perlindungan tubuh dari percikan bahan kimia beresiko. Macamnya ada dua yakni jas lab sekali gunakan dan jas lab berulang-kali gunakan. Jas lab sekali gunakan biasanya dipakai di laboratorium bilogi dan hewan, sesaat jas lab berulang-kali gunakan dipakai di laboratorium kimia.

Jas lab kimia dapat berbentuk :
  • Flame-resistant lab coat – Jas lab yang berbahan dilapis material tahan api. Jas lab type ini pas dipakai buat mereka yang bekerja dengan perlengkapan atau bahan yang keluarkan panas, misalnya peleburan sampel tanah, pembakaran memakai tanur bersuhu tinggi, dan reaksi kimia yang keluarkan panas.
  • 100% cotton lab coat – Ini yaitu jas lab yang biasanya dipakai di laboratorium kimia umum (misalnya lab kimia pendidikan). Jas lab ini diprediksikan memiliki usia gunakan sekitar satu sampai dua th.. Setelah melalui waktu gunakan terebut, jas ini rawan rusak karena dampak bahan kimia asam.
  • Synthetic/cotton blends – Jas lab ini dapat terbuat dari 100% poliester atau kombinasi poliester/cotton. Seperti cotton lab coat, jas lab ini dipakai di laboratorium kimia umum. 
2. Kaca mata keselamatan 

Percikan larutan kimia atau panas dapat membahayakan mata orang yang bekerja di laboratorium. Oleh karenanya, mereka harus memakai kaca mata khusus yang tahan pada potensi bahaya kimia dan panas. Kaca mata itu terdiri jadi 2 type, yakni clear safety glasses dan clear safety goggles.

Clear safety glasses adalah kaca mata keselamatan umum yang dipakai membuat perlindungan mata dari percikan larutan kimia atau debu. Disamping itu, clear safety goggles dipakai membuat perlindungan mata dari percikan bahan kimia atau reaksi kimia beresiko.

Peralatan pelindung mata ini terbagi dalam tiga type, yakni :
  • Direct vented goggles – Biasanya dipakai membuat perlindungan mata dari debu, tetapi tidak pas membuat perlindungan mata dari percikan atau uap bahan kimia.
  • Indirect vented goggles – Pas dipakai membuat perlindungan mata dari kemilau cahaya dan debu, tetapi tidak pas membuat perlindungan mata dari percikan bahan kimia.
  • Non-vented goggles – Baik dipakai membuat perlindungan mata dari debu, uap, dan percikan bahan kimia. Selai itu, kaca mata ini dapat juga dipakai membuat perlindungan mata dari gas beresiko. 
3. Sepatu 

Sandal atau sepatu sandal dilarang dipakai ketika Kamu bekerja di laboratorium. Kenapa? Karena keduanya tidak dapat membuat perlindungan kaki Kamu ketika larutan atau bahan kimia yang tumpah.

Sepatu umum biasanya telah cukup untuk dipakai sebagai pelindung. Tetapi, di laboratorium perusahaan besar, sepatu yang dipakai yaitu sepatu safety yang tahan api dan desakan tertentu. Diluar itu, terkadang disiapkan juga plastik alas sepatu untuk melindungi kebersihan laboratorium bila sepatu safety online itu dipakai untuk keluar dari laboratorium.

4. Pelindung muka 

Seperti namanya, pelindung muka (face shield) dipakai membuat perlindungan muka Kamu dari panas, api, dan percikan material panas. Alat ini umum dipakai saat mengambil alat laboratorium yang dipanaskan di tanur suhu tinggi, melebur sampel tanah di alat peleburan taraf lab, dan mengambil perlengkapan yang dipanaskan dengan autoclave.

5. Masker gas 

Bahan kimia atau reaksi kimia yang dibuat dapat keluarkan gas beresiko. Oleh karenanya, masker gas sangat pas dipakai oleh Kamu hingga gas beresiko itu tidak terhirup. Diliat dari macamnya, masker gas dapat berbentuk masker gas umum yang terbuat dari kain dan masker gas khusus yang diperlengkapi material penghisap gas.

Masker gas umum biasanya dipakai untuk kepentingan umum, misalnya bikin larutan standard. Disamping itu, masker gas khusus dipakai saat memakai larutan atau bahan kimia yang memiliki gas beresiko, misalnya asam klorida, asam sulfat, dan asam sulfida.

6. Kaos tangan 

Kaos tangan (glove) membuat perlindungan tangan Kamu dari ceceran larutan kimia yang dapat bikin kulit Kamu gatal atau melepuh. Beberapa macam kaos tangan yang dipakai di lab biasanya terbuat dari karet alam, nitril, dan neoprena.

Berkaitan kaos tangan yang terbuat dari karet alam, ada yang diperlengkapi dengan serbuk khusus dan tanpa ada serbuk. Serbuk itu biasanya terbuat dari tepung kanji dan berperan untuk melumasi kaos tangan agar mudah dipakai.

7. Pelindung telinga 

Alat pelindung diri yang paling akhir yaitu pelindung telinga (hear protector). Alat ini umum dipakai membuat perlindungan teringa dari bising yang di keluarkan perlatatan tertentu, misalnya autoclave, penghalus sample tanah (crusher), sonikator, dan pencuci alat-alat gelas yang memakai ultrasonik.

B. Perlengkapan Keselamatan Laboratorium 

Selain harus memakai alat pelindung diri, orang yang bekerja di laboratorium kimia harus juga tahu perlengkapan keselamatan laboratorium (laboratory’s safety equipment). Pada prinsipnya, perlengkapan itu dipakai apabila terjadi kondisi kritis darurat. Berikut beberapa contoh standard perlengkapan itu.

8. Pembasuh mata 

Pembasuh mata (eye wash) berperan membersihkan mata yang terserang cairan kimia. Cara kerjanya, bersihkan mata Kamu dengan air yang mengalir dari alat itu untuk beberapa saat. Saat membersihkan, pastikan tangan Kamu bersih hingga tidak mengganggu mata Kamu.

9. Fire blanket 

Cairan kimia yang tumpah mungkin membuahkan api. Untuk memadamkannya, Kamu dapat memakai selimut api (fire blanket). Pastikan Kamu memakai kaos tangan saat memakai atau bersihkan alat itu.

10. Safety shower 

Apa yang perlu dilakukan bila tubuh Kamu terserang tumpahan cairan kimia dengan jumlah relatif banyak? Cepatlah menuju safety shower dan guyur tubuh Kamu dengan air dari alat itu. Ini untuk bersihkan tubuh Kamu dari larutan kimia hingga tubuh Kamu terlepas dari cedera kronis.

11. Spill neutralizers 

Walau telah berkerja dengan hati-hati, terkadang larutan kimia tumpah ke lantai. Bila ini terjadi, spill neutralizers dipakai untuk menetralisir cairan kimia tumpah itu. Peralatan keselematan laboratorium ini diperlengkapi material asam dan basa. Sebagai contoh, apabila cairan yang tumpah itu asam, pakai material basa untuk menetralisirnya.

12. First aid kits 

Kotak obat untuk pertolongan pertama (first aid kits) bermanfaat apabila terjadi kecelakaan enteng, misalnya tangan tergores oleh suatu benda tajam. Kotak ini biasanya diisi obat luka, gunting, perban, dan alkohol.

13. Alat pemadam api 

Alat pemadam api enteng (fire extinguishers) bermanfaat untuk memadamkan api enteng yang terjadi karena kecelakaan kerja atau sumber lain. Sebagai contoh, Kamu tengah memakai tanur dan mendadak tanur itu keluarkan api, cepatlah pakai pemadam api untuk memadamkannya. Dengan hal tersebut, api tidak merembet ke mana-mana. Setelah api padam, selekasnya hubungi bagian keamanan atau bagian pemadam kebakaran di perusahaan Kamu untuk menginvestigasi selanjutnya.

14. Pintu keluar darurat 

Laboratorium baiknya diperlengkapi dengan juga pintu keluar untuk menghadapi kondisi darurat, misalnya gempa bumi dan kebakaran. Pintu ini khusus untuk dipakai untuk kondisi darurat saja dan tidak bisa dipakai untuk kepentingan umum. Oleh karenanya, pintu itu biasanya di desain tidak untuk dapat di buka dari luar laboratorium.

Diluar itu, pintu itu diperlengkapi dengan juga alarm hingga apabila di buka akan membuahkan bunyi khusus. Bunyi ini terintegrasi dengan bagian keamanan hingga apabila makin sering di buka, pihak keamanan akan mengecek kondisi di sekitar pintu itu.

15. Ruang asam 

Ruang asam (fume hood) dipakai untuk mengambil larutan kimia yang memiliki gas beresiko (aseton, asam sulfat, asam klorida, dsb) atau mereaksikan larutan-larutan itu. Ruang asam ini diperlengkapi dengan penghisap hingga gas beresiko yang di keluarkan larutan kimia akan dihisap dan dinetralkan sebelumnya dibuang ke lingkungan.

Dengan tahu perlengkapan keselamatan kerja di labortorium kimia, Kamu dapat memimalisir kecelakaan kerja atau potensi bahaya yang ada pada lab itu. Sudah pasti, perlengkapan itu harus dipakai dengan baik dan benar. Oleh karenanya, mintalah pada penanggung jawab laboratorium agar Kamu dilatih memakai perlengkapan pelindung diri dan perlengkapan keselamatan laboratorium. Diluar itu, minta juga staf keselamatan kerja untuk mengaudit perlengkapan dan keselamatan kerja di lab itu dengan cara reguler hingga segi bahaya dapat diidentifikasi sedini mungkin.

Related Articles

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.